Tampilkan postingan dengan label 3D print adalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 3D print adalah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Mei 2023

Aplikasi Penggunaan 3D Printing

Aplikasi 3D Printing yang Paling Utama Digunakan untuk Apa?


Jasa 3D Printing Bandung
Aplikasi Penggunaan 3D Printing


Teknologi pencetakan 3D telah mengubah cara kita mendesain, membuat, dan menggunakan berbagai objek di berbagai bidang. Dalam beberapa tahun terakhir, 3D printing telah mengalami perkembangan yang signifikan dan digunakan secara luas dalam berbagai industri. Dengan kemampuannya untuk mencetak objek tiga dimensi dengan tingkat presisi yang tinggi, 3D printing telah menginspirasi inovasi di berbagai sektor. Dalam artikel ini, kita akan membahas aplikasi-aplikasi 3D printing yang paling utama dan bagaimana teknologi ini telah mengubah cara kita bekerja, menciptakan, dan memanfaatkan objek.


Manufaktur dan Prototipe

Salah satu aplikasi utama dari 3D printing adalah dalam bidang manufaktur dan pembuatan prototipe. Dalam industri manufaktur, teknologi ini memungkinkan produksi cepat dan efisien dari suku cadang dan komponen kompleks. Dengan menggunakan 3D printing, perusahaan dapat mencetak suku cadang yang terbuat dari berbagai jenis material, seperti logam, plastik, atau keramik. Hal ini mengurangi waktu dan biaya yang diperlukan untuk menghasilkan suku cadang dengan metode tradisional, seperti pengecoran atau penggilingan.


Selain itu, 3D printing juga memainkan peran penting dalam pembuatan prototipe. Dalam industri desain produk, perusahaan dapat mencetak prototipe fisik dengan cepat untuk menguji dan memvalidasi desain sebelum memasuki tahap produksi massal. Ini memungkinkan pengembang produk untuk melakukan perubahan dan penyempurnaan dengan lebih efisien, menghemat waktu dan biaya produksi.


penggunaan 3D printing
Aplikasi Penggunaan 3D Printing


Bidang Kedokteran

Aplikasi 3D printing dalam bidang kedokteran telah menghadirkan terobosan signifikan. Dalam bedah ortopedi, teknologi ini memungkinkan pencetakan prototipe tulang atau sendi pasien sebelum operasi, sehingga dokter dapat merencanakan prosedur dengan lebih baik dan mengurangi risiko. Selain itu, 3D printing juga digunakan untuk mencetak alat bantu rehabilitasi dan prostesis yang disesuaikan dengan kebutuhan individu. Ini memberikan solusi yang lebih baik dan lebih nyaman bagi pasien yang membutuhkannya.


Selain aplikasi klinis, 3D printing juga digunakan dalam pengembangan obat. Dengan menggunakan teknologi ini, para peneliti dapat mencetak tablet obat dengan dosis yang disesuaikan secara presisi, memungkinkan pengobatan yang lebih personal dan efektif.


Pendidikan dan Kreasi

3D printing telah memainkan peran yang signifikan dalam dunia pendidikan. Dengan menggunakan teknologi ini, guru dapat memperlihatkan konsep-konsep abstrak secara visual melalui pencetakan objek tiga dimensi. Hal ini membantu siswa untuk lebih memahami dan menginternalisasi materi pelajaran dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.


Selain itu, 3D printing juga telah menginspirasi kreativitas dalam berbagai bidang, seperti seni, desain, dan arsitektur. Para seniman dan desainer menggunakan teknologi ini untuk menciptakan karya-karya unik dan kompleks yang sebelumnya sulit diwujudkan dengan metode konvensional. Ini membuka peluang baru dalam ekspresi kreatif dan inovasi desain.


Kesimpulan

Aplikasi 3D printing telah membawa dampak besar di berbagai sektor. Dalam manufaktur dan prototipe, teknologi ini mempercepat proses produksi dan pengembangan produk. Dalam bidang kedokteran, 3D printing telah membantu dalam perencanaan bedah, pembuatan alat bantu rehabilitasi, dan penciptaan prostesis yang disesuaikan. Di bidang pendidikan, teknologi ini memberikan metode pengajaran yang lebih interaktif dan memfasilitasi pemahaman konsep yang lebih baik. Selain itu, 3D printing juga telah menginspirasi kreativitas dan inovasi dalam berbagai bidang.


Dengan terus berkembangnya teknologi 3D printing, kita dapat mengharapkan lebih banyak aplikasi baru yang akan mengubah cara kita bekerja, menciptakan, dan memanfaatkan objek di masa depan.



Jasa 3D Printing Bandung

WhatsApp 0819-1033-0188

Klik gambar WhatsApp untuk tanya-tanya



-----------------------------------------------------------



-----------------------------------------------------------



Jasa 3D Printing Bandung

Address : Jl. Emung No.30 Lengkong, Bandung

WhatsApp : 0819-1033-0188

Jumat, 26 Mei 2023

Fungsi Printer 3D | 3D Printing

Menggali Fungsi Printer 3D: Merangkai Inovasi dengan Lapisan Kreativitas






Printer 3D telah merevolusi cara kita melihat produksi dan kreativitas. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai fungsi yang dimiliki oleh printer 3D dan dampaknya terhadap berbagai industri serta masyarakat secara luas. Dari manufaktur hingga dunia medis, printer 3D telah membuka pintu bagi kemajuan yang luar biasa dalam berbagai bidang.


Printer 3D telah menjadi salah satu inovasi paling menarik dalam beberapa dekade terakhir. Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi ini telah mencuri perhatian banyak orang karena kemampuannya untuk mencetak objek tiga dimensi secara presisi. Printer 3D tidak hanya menghadirkan kebebasan dalam desain dan produksi, tetapi juga mengubah cara kita berpikir tentang pembuatan produk. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi berbagai fungsi printer 3D dan bagaimana teknologi ini berdampak pada industri dan masyarakat kita.


Revolusi Printer 3D di Industri Manufaktur

Printer 3D telah membawa perubahan besar dalam industri manufaktur. Tradisionalnya, produksi massal memerlukan penggunaan cetakan dan proses produksi yang kompleks. Namun, dengan hadirnya printer 3D, proses produksi menjadi lebih efisien dan fleksibel. Objek-objek dapat dicetak dalam waktu yang lebih singkat, dan desain dapat disesuaikan dengan kebutuhan individual. Dalam industri manufaktur, printer 3D digunakan untuk mencetak prototipe, alat produksi, dan bahkan bagian-bagian kompleks yang sebelumnya sulit dihasilkan.


Pembangunan dan Konstruksi

Printer 3D telah membuka peluang baru dalam industri konstruksi. Dengan menggunakan bahan-bahan yang kuat dan tahan lama, printer 3D dapat mencetak bangunan dan struktur secara langsung. Proses ini mengurangi biaya produksi dan waktu yang dibutuhkan dalam membangun bangunan, serta memungkinkan eksperimen dengan desain yang lebih kompleks. Dengan penggunaan printer 3D, konstruksi ramah lingkungan juga dapat menjadi lebih mudah dicapai.


Inovasi dalam Dunia Medis

Dalam dunia medis, printer 3D telah membawa revolusi dalam berbagai cara. Salah satu aplikasi paling menonjol adalah pencetakan organ manusia menggunakan sel-sel hidup. Teknologi ini memiliki potensi besar untuk mengatasi masalah kekurangan donor organ dan mengurangi risiko penolakan pada transplantasi. Printer 3D juga digunakan untuk mencetak prototipe alat medis yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien, seperti alat bantu dengar dan alat bantu berjalan. Hal ini membantu meningkatkan kualitas hidup pasien dan mengurangi biaya produksi alat medis yang mahal.


Edukasi dan Kreativitas

Printer 3D telah menjadi alat pembelajaran yang luar biasa dalam dunia pendidikan. Dengan menggunakan printer 3D, siswa dapat mencetak model tiga dimensi yang membantu mereka memahami konsep-konsep abstrak dengan lebih baik. Pendidik juga dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang praktis dan interaktif dengan mencetak objek-objek nyata yang relevan dengan kurikulum. Di sisi lain, printer 3D juga merangsang kreativitas dan inovasi dalam masyarakat umum. Dengan kemampuan mencetak objek yang unik dan kustom, individu dapat mewujudkan ide-ide kreatif mereka menjadi kenyataan.


Kesimpulan

Printer 3D telah mengubah lanskap industri dan kreativitas kita secara menyeluruh. Dari revolusi dalam manufaktur hingga kemajuan di bidang medis, printer 3D membawa dampak yang signifikan. Melalui kemampuannya untuk mencetak objek tiga dimensi dengan presisi tinggi, printer 3D telah mempercepat inovasi, memfasilitasi pembelajaran, dan mendorong kreativitas. Dalam waktu yang akan datang, dengan perkembangan teknologi yang terus berlanjut, kita dapat menantikan lebih banyak aplikasi yang menakjubkan dan perubahan yang luar biasa yang akan dibawa oleh printer 3D.


Jasa 3D Printing Bandung

WhatsApp 0819-1033-0188

Klik gambar WhatsApp untuk tanya-tanya



-----------------------------------------------------------



-----------------------------------------------------------



Jasa 3D Printing Bandung

Address : Jl. Emung No.30 Lengkong, Bandung

WhatsApp : 0819-1033-0188

Senin, 15 Mei 2023

Apa Itu Filamen PLA ?

 Apa Itu Filamen PLA dan Bagaimana Cara Menggunakannya?


Apa Itu Filamen PLA
 Apa Itu Filamen PLA ?




Filamen PLA (Polylactic Acid) adalah salah satu jenis bahan cetak 3D yang paling populer dan banyak digunakan. PLA terbuat dari bahan alami seperti jagung atau pati singkong, membuatnya ramah lingkungan dan mudah terurai secara alami. Keberlanjutan dan kemampuan cetak yang baik membuat filament PLA menjadi pilihan yang menarik bagi pengguna cetak 3D dari berbagai kalangan.


Keunggulan Filament PLA

PLA memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya diminati oleh para pencetak 3D. Berikut adalah beberapa keuntungan menggunakan filament PLA:


Lingkungan Hidup

PLA dibuat dari sumber alami yang dapat diperbaharui, seperti jagung dan pati singkong. Bahan ini dapat terurai secara alami dalam waktu tertentu, menjadikannya lebih ramah lingkungan daripada bahan cetak 3D lainnya yang terbuat dari plastik berbasis minyak. Proses produksi PLA juga menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah.


Mudah Dicetak

Filamen PLA mudah dicetak dengan printer 3D. Bahan ini memiliki suhu cetak yang lebih rendah dibandingkan dengan beberapa bahan cetak 3D lainnya, seperti ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene), sehingga mengurangi risiko deformasi dan warp pada objek yang dicetak. Ini membuat PLA cocok untuk pemula atau pengguna yang tidak memiliki printer 3D dengan kemampuan pemanasan yang tinggi.


Kekuatan dan Ketahanan

Meskipun PLA cenderung lebih rapuh daripada bahan cetak 3D lainnya seperti ABS, PLA tetap cukup kuat untuk kebanyakan aplikasi cetak 3D. Bahan ini memiliki tingkat kekerasan yang baik, sehingga objek yang dicetak dengan PLA memiliki kekuatan yang memadai. Namun, perlu diingat bahwa suhu tinggi dapat menyebabkan deformasi pada objek PLA.


Bebas Bau dan Ramah Pengguna

Ketika mencetak dengan PLA, Anda tidak akan mengalami bau yang kuat atau beracun. Filament ini bebas dari bahan kimia berbahaya dan tidak mengeluarkan gas beracun selama proses cetak. Hal ini menjadikan PLA aman digunakan dalam lingkungan kerja atau rumah.


Warna dan Penampilan

PLA tersedia dalam berbagai pilihan warna yang berbeda, termasuk variasi transparan atau berkilau. Hal ini memungkinkan Anda mencetak objek dengan penampilan yang menarik dan estetis.


Penting untuk diingat bahwa filament PLA memiliki beberapa batasan. Pada suhu yang tinggi, PLA bisa mudah meleleh, sehingga objek yang dicetak dengan PLA mungkin tidak cocok untuk digunakan di lingkungan yang panas. Selain itu, PLA cenderung kurang tahan terhadap tekanan dan keausan dibandingkan dengan beberapa bahan cetak 3D lainnya.


Dalam penggunaan sehari-hari, PLA cocok untuk mencetak objek-objek seperti prototipe, model, mainan, dekorasi, hingga aksesoris.


jasa 3d printer di bandung
 Apa Itu Filamen PLA ?


Filament PLA atau Polylactic Acid adalah jenis bahan dasar yang digunakan untuk mencetak 3D printing. Bahan ini merupakan salah satu jenis filament yang paling populer karena mudah dicetak, murah, dan ramah lingkungan.


PLA terbuat dari asam laktat yang diekstrak dari tanaman jagung, pati jagung, atau ubi kayu. Ini adalah bahan organik yang mudah diurai oleh bakteri dan mikroorganisme sehingga tidak merusak lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir, PLA telah menjadi bahan pilihan untuk banyak pencetak 3D, terutama untuk aplikasi cetak cepat dan produksi prototipe.



Keuntungan Filament PLA

PLA memiliki beberapa keuntungan utama. Pertama, bahan ini mudah dicetak dan memungkinkan cetakan dengan detail yang halus dan permukaan yang mulus. Kedua, PLA memungkinkan suhu cetak yang rendah, yang berarti mesin pencetak 3D dapat bekerja dengan lebih efisien dan hemat energi. Ketiga, PLA memiliki sifat fisik yang stabil dan tidak rentan terhadap penyusutan atau deformasi, membuatnya ideal untuk pencetakan objek-objek dengan dimensi yang presisi.


Kelemahan Filament PLA

Namun, seperti kebanyakan bahan pencetakan 3D, PLA juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah bahwa bahan ini relatif rapuh dan rentan terhadap retakan dan pecah. Ini terutama terjadi pada objek yang dicetak dengan ketebalan yang lebih besar atau berbentuk kompleks. Selain itu, PLA juga tidak tahan terhadap panas dan sinar UV, sehingga tidak cocok untuk aplikasi yang membutuhkan daya tahan tinggi terhadap suhu atau cahaya matahari.


Dalam industri pencetakan 3D, PLA sering digunakan untuk mencetak prototipe, mainan, dekorasi, dan aksesoris. Namun, karena sifatnya yang ramah lingkungan dan mudah didaur ulang, PLA juga sering digunakan dalam proyek-proyek lingkungan dan keberlanjutan, seperti pencetakan produk-produk yang ramah lingkungan atau penggunaan bahan-bahan daur ulang.


Dalam kesimpulannya, filament PLA adalah salah satu jenis bahan pencetakan 3D yang paling populer karena mudah dicetak, murah, dan ramah lingkungan. Meskipun memiliki beberapa kelemahan, PLA tetap menjadi bahan pilihan untuk banyak aplikasi pencetakan 3D, terutama dalam pembuatan prototipe dan proyek-proyek lingkungan dan keberlanjutan.



Jasa 3D Printing Bandung

WhatsApp 0819-1033-0188

Klik gambar WhatsApp untuk tanya-tanya



-----------------------------------------------------------



-----------------------------------------------------------



Jasa 3D Printing Bandung

Address : Jl. Emung No.30 Lengkong, Bandung

WhatsApp : 0819-1033-0188

Rabu, 10 Mei 2023

Bidang Apa Saja Printer 3D Bisa Digunakan ?

Penggunaan Printer 3D Dalam Berbagai Bidang di Kehidupan Masyarakat


pemakaian printer 3D dalam berbagai bidang
Penggunaan Printer 3D Dalam Berbagai Bidang


Pengaplikasian Printer 3D di Berbagai Bidang

Printer 3D, seperti namanya, digunakan untuk mencetak atau membuat objek tiga dimensi. Printer 3D memiliki berbagai macam aplikasi di berbagai bidang, di antaranya:

  • Desain dan rekayasa manufaktur

Printer 3D dapat digunakan untuk membuat prototipe produk, cetakan, dan alat bantu produksi. Hal ini memungkinkan desainer dan insinyur untuk menguji dan memperbaiki desain sebelum produksi massal.

  • Kedokteran dan kesehatan

Printer 3D dapat digunakan untuk membuat model anatomi tubuh manusia yang presisi, sehingga dokter dapat mempelajari lebih detail dan merencanakan operasi dengan lebih baik. Selain itu, printer 3D juga dapat digunakan untuk membuat prostesis dan implan yang dipersonalisasi.

  • Pendidikan

Printer 3D dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran untuk memvisualisasikan dan membuat model tiga dimensi dari berbagai benda, seperti molekul, planet, dan bangunan.



  • Arsitektur dan konstruksi

Printer 3D dapat digunakan untuk membuat model arsitektur dan cetakan untuk bagian-bagian bangunan. Dalam industri konstruksi, printer 3D dapat digunakan untuk mencetak material bangunan dan model skala besar.

  • Fashion dan seni

Printer 3D dapat digunakan untuk membuat aksesoris, perhiasan, dan pakaian dengan desain yang lebih kompleks.

  • Industri kreatif

Printer 3D dapat digunakan dalam pembuatan mainan, permainan video, senjata mainan, dan lain-lain.

  • Otomotif

Printer 3D digunakan untuk mencetak suku cadang otomotif, model prototipe, dan aksesoris mobil.

  • Aerospace

Industri aerospace memanfaatkan printer 3D untuk membuat komponen pesawat terbang yang kompleks dan bahan material ringan.

  • Pemanfaatan sisa-sisa material

Printer 3D dapat digunakan dalam proses daur ulang, seperti mengubah sisa-sisa plastik menjadi produk yang berguna.

  • Makanan

Printer 3D dapat mencetak makanan, seperti cokelat, pasta, dan permen, dalam bentuk yang berbeda dan unik.


Baca juga : Perbedaan Printer Biasa dengan Printer 3D


Namun, ini hanya beberapa contoh saja dari banyaknya bidang yang menggunakan teknologi printer 3D. Penggunaan printer 3D semakin luas dan banyak, dan potensinya terus berkembang.


jasa cetak 3d printing bandung
Penggunaan Printer 3D Dalam Berbagai Bidang



Jasa 3D Printing Bandung

WhatsApp 0819-1033-0188

Klik gambar WhatsApp untuk tanya-tanya



-----------------------------------------------------------



-----------------------------------------------------------



Jasa 3D Printing Bandung

Address : Jl. Emung No.30 Lengkong, Bandung

WhatsApp : 0819-1033-0188

Minggu, 07 Mei 2023

Jenis-jenis 3D Printing

Apa Saja Jenis Jenis 3D Printing ?


jenis 3d printing
Jenis Jenis 3D Printing




Teknologi 3D printing atau cetak 3 dimensi menjadi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Cetak 3D memberikan banyak manfaat, terutama dalam bidang produksi dan manufaktur, karena memungkinkan pembuatan objek dalam waktu yang singkat dan dengan biaya yang relatif murah dibandingkan dengan metode konvensional.


Namun, meskipun teknologi 3D printing terus berkembang, banyak orang masih belum tahu bahwa ada berbagai jenis 3D printing yang tersedia. Dalam artikel ini, kita akan membahas tiga jenis 3D printing yang paling umum.


Jenis 3D  Printing Fused Deposition Modeling (FDM)

FDM adalah metode 3D printing yang paling populer dan paling mudah digunakan. Metode ini melibatkan pemakaian material berbentuk filament, seperti plastik atau bahan termoplastik lainnya. Filament tersebut ditempatkan dalam printer 3D dan kemudian dipanaskan hingga meleleh. Setelah itu, printer akan mengeluarkan filament meleleh tersebut secara bertahap hingga membentuk objek yang diinginkan. FDM biasanya digunakan untuk membuat prototipe, mainan, dan bagian kecil lainnya.


Baca juga : 3D Printing Bahannya Apa ?


Jenis 3D Printing Stereolithography (SLA)

SLA menggunakan laser ultraviolet untuk mengerasi cairan resin dan membentuk objek 3D. Proses ini dimulai dengan menempatkan cairan resin pada sebuah platform. Kemudian, laser ultraviolet dipancarkan pada permukaan cairan resin yang menyebabkan material tersebut mengeras dan membentuk lapisan yang diinginkan. Setelah satu lapisan selesai, platform dinaikkan sedikit dan proses pengerasan dilakukan kembali untuk lapisan berikutnya. SLA biasanya digunakan untuk membuat produk-produk yang sangat rinci dan berkualitas tinggi seperti perhiasan, model arsitektur, dan produk medis.


Jenis 3D Printing Selective Laser Sintering (SLS)

SLS menggunakan laser untuk melelehkan butiran material seperti logam, plastik, atau keramik, sehingga membentuk objek 3D. Proses ini dimulai dengan menempatkan butiran material pada sebuah platform. Kemudian, laser diarahkan pada area butiran yang diinginkan dan menyebabkan butiran tersebut meleleh dan menyatu dengan butiran di sekitarnya. Proses ini diulang sampai objek 3D selesai terbentuk. SLS biasanya digunakan untuk membuat produk-produk yang sangat tahan lama dan berkualitas tinggi seperti suku cadang otomotif, prototipe produk industri, dan peralatan medis.


Baca juga : Jasa 3D Printing Bandung


Demikianlah tiga jenis 3D printing yang paling umum. Meskipun setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tetapi semuanya memberikan manfaat besar bagi berbagai industri dan memungkinkan kreativitas tanpa batas dalam pembuatan produk-produk baru.


jasa cetak 3d print bandung
Jenis Jenis 3D Printing


Jasa 3D Printing Bandung

WhatsApp 0819-1033-0188

Klik gambar WhatsApp untuk tanya-tanya



-----------------------------------------------------------



-----------------------------------------------------------



Jasa 3D Printing Bandung

Address : Jl. Emung No.30 Lengkong, Bandung

WhatsApp : 0819-1033-0188

Minggu, 02 Oktober 2022

3D Printing | Under-Extrusion

Penyebab dan Cara Mengatasi Under Extrusion 3D Printing


 Under extrusion 3D Printer


Masalah ini terjadi ketika printer 3D mengeluarkan lebih sedikit plastik yang keluar dari nozzle daripada yang diatur di software slicer (atau dikenal sebagai under-extrusion). Jika ini terjadi, kalian mungkin bisa melihat celah antara dinding yang berdekatan. Cara paling mudah untuk menguji masalah ini adalah dengan mencetak kubus sederhana setinggi 20mm dengan setidaknya 3 outlines. Periksalah bagian atas kubus, untuk melihat apakah 3 outlines tersebut terikat kuat satu sama lain atau tidak. Jika ada celah antara 3 outlines tersebut, maka kalian sedang mengalami under-extrusion. Jika 3 outline bersentuhan dan tidak ada celah, kemungkinan kalian mengalami masalah yang berbeda. Tetapi, jika kalian merasa masalah ini terjadi kepada kalian, ada beberapa kemungkinan penyebabnya yang telah saya rangkum di bawah ini.


Penyebab Masalah 3D Printer Under Extrusion dan Cara Mengatasinya

·         Diameter filamen salah

Hal pertama yang harus kalian cek adalah software slicer mengetahui diameter filamen yang kalian gunakan. Kalian bisa cek pengaturan ini dengan mengklik "Edit Process Setting" dan klik “Other Tab”. Periksa untuk memastikan bahwa nilai ini cocok dengan filamen yang kalian beli. Nilai yang paling umum untuk diameter filamen adalah 1,75 mm dan 2,85 mm. Banyak gulungan filamen juga menyertakan informasi diameter yang benar pada kemasannya.


Baca juga : Mengatasi 3D Printing Over Extrusion


·         Tingkatkan Extrusion Multiplier

Jika diameter filamen kalian benar, tetapi masih terjadi msalah under-extrusion ini, maka kalian perlu menyesuaikan Extrusion Multiplier kalian. Ini adalah pengaturan yang sangat berguna yang memungkinkan kalian untuk dengan mudah mengubah jumlah plastik yang dikeluarkan (atau dikenal sebagai Flow Rate). Sebagai contoh, jika Extrusion Multiplier kalian adalah 1,0 sebelumnya dan kalian mengubahnya menjadi 1,05, itu berarti printer akan menyalurkan plastik ke noozle sebesar 5% lebih banyak plastik daripada sebelumnya. Biasanya PLA mencetak dengan Extrusion Multiplier mendekati 0,9, sedangkan ABS cenderung mendekati 1,0. Jadi, coba tingkatkan Extrusion Multiplier kalian sebesar 5% secara bertahap, lalu cetak ulang untuk melihat hasilnya.



Jasa 3D Printing Bandung

WhatsApp 0819-1033-0188

Klik gambar WhatsApp untuk tanya-tanya



-----------------------------------------------------------



-----------------------------------------------------------



Jasa 3D Printing Bandung

Address : Jl. Emung No.30 Lengkong, Bandung

WhatsApp : 0819-1033-0188

Kamis, 15 September 2022

3D Printing | Bridging

Cara Setting Bridging pada 3D Printing


Bridging
3D Printing | Bridging

Bridging adalah suatu keadaan pada model 3D Printing yang tidak memiliki support, namun terhubung antara satu titik dengan titik yang lain. Bridging memiliki batasan jarak tertentu, untuk mengatasinya mari kita simak penjelasan dibawah ini.


Cara Mengatasi Bridging 3D Printing

1. Tingkatkan Cooling (Pendinginan)

Tingkatkan Print Fan Speed kalian di software slicer. Jika kalian mencetak model 3D Print dengan pengaturan print cooling yang rendah, filamen hanya akan terjatuh dan tidak sempurna. Jadi, mulailah dengan kecepatan 100%, lalu tingkatkan 5% secara bertahap dan perhatikan peningkatan bridging yang terjadi.

 

2. Kurangi Flow Rate

          Agar bisa membuat bridge dengan sempurna, material tersebut harus dipasang dengan cepat. Jadi, jika terlalu banyak filamen cair yang mengalir dari nozzle, tidak akan ada waktu untuk mendinginkan filament tersebut. Ini kemungkinan besar akan membuat hasil bridging tidak sempurna. Dengan mengurangi Flow Rate di software slicer yang kalian gunakan, printer akan dapat mengeluarkan aliran filamen yang stabil.

 

Baca juga : Cara Mengatasi Warping pada 3D Printing


3. Turunkan Suhu

            Jika suhu nozzle kalian terlalu tinggi dan terlalu banyak filamen yang keluar dari noozle, filamen tidak akan memiliki cukup waktu untuk mendingin dan mengeras. Ini mungkin akan mengakibatkan filamen menempel pada nozzle yang bisa mengakibatkan tersumbat atau membentuk bridging yang berantakan. Jadi, pastikan suhu harus sesuai dengan jenis filament yang digunakan.

 

4. Kurangi Print Speed

          Print speed yang terlalu tinggi juga dapat mempengaruhi kualitas bridge. Jika nozzle bergerak terlalu cepat, filamen tidak akan punya waktu untuk menempel pada lapisan sebelumnya. Jadi, coba kurangi print speed kalian sebesar 10-mm/s secara bertahap sampai kalian melihat beberapa peningkatan. Namun, jangan juga terlalu lambat. Jika nozzle kalian bergerak terlalu lambat, filamen akan tertahan di udara terlalu lama dan akhirnya akan terkulai. Jadi, coba dengan nilai kecepatan yang berbeda, dan kalian pasti akan menemukan hasil yang sempurna.

 

5. Tambahkan Supports

          Dengan menambah Support, akan menghilangkan kekhawatiran kalian tentang bridge yang berantakan. Tetapi setelah model 3D jadi, mungkin support akan sulit untuk dihilangkan.


Jasa 3D Printing Bandung

WhatsApp 0819-1033-0188

Klik gambar WhatsApp untuk tanya-tanya



-----------------------------------------------------------



-----------------------------------------------------------



Jasa 3D Printing Bandung

Address : Jl. Emung No.30 Lengkong, Bandung

WhatsApp : 0819-1033-0188

Rabu, 03 Agustus 2022

Mengenal Teknologi 3D Printing: Definisi, Jenis dan Cara Kerjanya

Mengenal Teknologi 3D Printing


https://jasa3dprintingkotabandung.blogspot.com/

Definisi 3D Printer

Apa sih 3D Printer itu? 3D Printer merupakan Mesin Print untuk mencetak sebuah benda nyata atau 3 Dimensi dari Desain 3D yang kita buat di Software CAD. Jadi 3D Printer bukan untuk mencetak gambar atau tulisan dalam media seperti kertas. Teknologi 3D Printing ini kebanyakan digunakan untuk membuat sebuah benda Prototype sebelum diproduksi massal. Waktu dalam pembuatan sebuah benda menggunakan 3D printer ini tergantung pada ukuran atau dimensi dari benda yang akan kita buat. Teknologi 3D Printing ini biasa digunakan dibidang industri, fashion, arsitektur, kesehatan, otomotif sampai ke bidang makanan.


Penemuan 3D Printer Pertama

Penemuan 3D Printer pertama pada tahun 1981 oleh Dr. Hideo Kodama yang berasal dari Jepang. Dr. Hideo Kodama merupakan orang  pertama yang mengajukan paten dalam sistem penyemburan resin dengan teknologi laser. Namun sayangnya, pengajuan paten yang dilakukan oleh Dr. Hideo Kodama ini tidak pernah berhasil, karena masalah pendanaan.

Masa keemasan bagi Teknologi 3D Printing ini, terjadi pada tahun 1984. Ketika Charles W. Hull atau disapa Chuck Hull berhasil mengembangkan dan menetapkan paten metode Stereolithography Apparatus (SLA) 3D Printer. Charles W. Hull lahir pada 12 Mei 1939 di Clifton, Colorado dan pada tahun 1961, ia berpindah ke California.


Baca juga : Komponen-komponen 3D Printer & Fungsinya


Jenis-Jenis 3D Printing

1. Stereolithography Apparatus (SLA)

Metode Stereolithography Apparatus (SLA) 3D Printer merupakan metode yang memanfaatkan Sinar Ultraviolet yang ditembakkan ke permukaan sebuah wadah (Vat) yang berisi cairan Photopolymer (Resin). Cairan akan langsung mengeras ketika terkena Sinar Ultraviolet. Metode SLA ini bekerja dengan prinsip Layer by Layer atau  lapisan demi lapisan. Format file Desain 3D yang bisa dibaca oleh mesin printer adalah STL (Standar Tessellation).

2. Selective Laser Sintering (SLS)

Cara kerja jenis SLS ini hampir mirip dengan jenis SLA. Letak perbedaannya ada di material yang digunakan. Jenis SLA pencetakannya menggunakan cairan Photopolymer (Resin), sedangkan jenis SLS menggunakan material berwujud bubuk yang berbahan  dasar seperti nilon. Dibanding dengan jenis SLA, jenis SLS mempunyai suku cadang yang lebih kuat, tetapi hasil akhirnya cenderung kasar.

3. Fused Deposition Modelling (FDM)

Jenis FDM menggunakan material berbahan plastik dalam proses pencetakannya. Maka hasilnya agak kasar dan kurang kuat karena terbuat dari plastik. Tetapi dibanding dengan tipe lain, tipe FDM lebih hemat biaya, ramah lingkungan, dan waktu cetaknya relatif cepat. Tipe FDM biasanya banyak digunakan untuk pembuatan Prototype sebuah produk.

4. Digital Light Processing (DLP)

Jenis DLP ini hampir mirip dengan jenis SLA. Jenis DLP dan SLA sama-sama menggunakan cairan resin yang akan mengeras ketika terpapar cahaya khusus. Bedanya, jenis SLA menggunakan sinar Ultraviolet (UV) sedangkan jenis DLP memakai layar proyektor dengan pencahayaan digital. Jenis DLP mampu mencetak keseluruhan lapisan material sekaligus sehingga prosesnya sangat cepat dan hasilnya pun baik.


Cara Kerja 3D Printer

Untuk lebih jelas mengenai cara kerja 3D Printer secara umum, berikut uraiannya:

1. Membuat Model 3D

Untuk membuat Model 3D ini, menggunakan Software khusus Desain 3D, seperti Onshape, Solidwork, Catia dan lainnya. Format file Desain 3D berupa format STL (Standar Tessellation).

2. Proses Pencetakan

Setelah file Desain 3D siap, selanjutnya masuk ke proses pencetakan menggunakan printer 3D. Waktu dalam pembuatan sebuah benda menggunakan 3D printer ini tergantung pada ukuran atau dimensi dari benda yang akan kita buat. Tahapan yang dilakukan diantaranya mesin printer membaca desain 3D, kemudian menyusun lapisan demi lapisan sampai membentuk sebuah objek yang utuh.

3. Proses Finishing

Pada tahap akhir, kita bisa menyempurnakan bagian yang belum begitu sempurna. Misalnya ukuran yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Multiple Material Techniques yaitu teknik yang digunakan pada tahapan finishing.


Tutorial Cara Membuat Model 3D Di Onshape

https://youtu.be/8ZgkB67mxzs


Jasa 3D Printing Bandung

WhatsApp 0819-1033-0188

Klik gambar WhatsApp untuk tanya-tanya



-----------------------------------------------------------



-----------------------------------------------------------



Jasa 3D Printing Bandung

Address : Jl. Emung No.30 Lengkong, Bandung

WhatsApp : 0819-1033-0188

Harga 3D Printing per Gram

Harga 3D Printing per Gram: Memahami Biaya Teknologi Cetak 3D Harga 3D Printing per Gram Teknologi pencetakan 3D telah mengubah cara kita me...